Kunjungan Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat Ke-34 Gubernur di Provinsi Kalimantan Tengah

Penulis : Administrator | Di Publish Pada : 2018-10-23 12:08 | Kategori : Pemerintahan

Melalui ekspedisi yang dilakukan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Sugianto berharap terjadi sinergi antar Provinsi untuk mengurangi ketimpangan antar daerah.

"Gubernur Jawa kalau mau mendirikan industri alihkan ke Kalimantan, kami welcome, lahan kita masih luas, bahkan kalau 10 tahun ke depan Jawa gedung semua dan kehabisan sawah, kami siap menjaga kedaulatan pangan Indonesia," pungkas Sugianto yang merupakan Koordinator APPSI Wilayah Kalimantan ini.
Dalam rangka pengembangan potensi ekonomi di Kalteng untuk mempersiapkannya menjadi calon ibu kota, Pemprov Kalteng membagi wilayahnya menjadi 3 Zona Pengembangan Potensi Ekonomi.

Sementara itu, Penjabat Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri menyebut Bappenas dan Badan Informasi Geospasial sedang melaksanakan kajian hingga akhir tahun ini, tentang feasibility Palangka Raya menjadi ibu kota Indonesia di masa depan.

"Zona pertama di wilayah barat memiliki potensi industri berbasis sawit, industri berbasis metal perikanan tangkap, dan pengembangan pelabuhan samudra. Kemudian zona kedua di tengah untuk pengembangan agroindustri, budi daya perikanan, dan kawasan perfilman Asia Tenggara. Terakhir Zona 3 di wilayah timur sedang dilakukan pengembangan tenaga listrik, industri berbasis hasil hutan dan karet," papar Fahrizal.

Selain berfokus pada pengembangan industri di Kalteng, Pemprov Kalteng tetap fokus dan mempertahankan kelestarian hayati di Kalteng dengan mengembangkan potensi Taman Nasional Tanjung Puting sebagai pusat konservasi orang utan terbesar, Taman Nasional Sebangau untuk ekowisata dan konservasi hayati di Pegunungan Muller Schwaner yang dikenal sebagai Heart of Borneo, yang berbatasan dengan Malaysia dan Brunei.


Hubungi Kami

Sosial Media